Dihadiri Bupati Langkat Terbit Rencana PA, melalui Wakil Bupati Langkat H.Syah Afandin. Didampingi Inspektur H. Amril dan Kadis LH Iskandar Zulkarnain Tarigan.
Usai zoom meeting, Wabup menjelaskan, tujuan program implementasi teknologi waste to energy, untuk mengelola dan mengatasi sampah di lingkungan masyarakat.
Diantaranya, dapat di gunakan sebagai alih fungsi, penggunaan batu bara sebagai bahan baku PLTU.
Juga dapat di fungsikan, untuk bahan bakar yang lain. Misalnya, menggantikan bahan bakar biofosil yang tidak dapat terbarukan.
“Sampah dikelola, menjadi RDF dan SRF, hingga menjadi BBJP (Bahan Bakar Jumputan Padat),” sebutnya.
Pelaksanaannya, kata Wabup, diperlukannya peran aktif pemerintah daerah. Termasuk dalam pengembangan weste to energy, untuk cofiring.
Diantaranya, Pemda ikut melakukan pendataan jenis dan jumlah timbulan sampah. Ketersediaan dengan kesesuaian lahan. Kontribusi pendanaan. Kerjasama dengan off-taher.
“Insya Allah, Pemkab Langkat siap mendukung program ini,” sebutnya.
Zoom meeting di pimpin Dirjen EBTKE Kementrian ESDM RI, Andriah Febi Misna, serta Koordinator KPK wilayah Sumatera Aggung, Yudha wibowo, dari ruang kerjanya masing masing.
Diikuti semua Kabupaten/Kota, se Sumatera yang terdapat PLTU nya. (Teguh/Ril)






