LANGKAT,SUARA24.COM- Pj Bupati Langkat HM Faisal Hasrimy AP M.AP yang di wakilkan oleh Asisten Adm Umum Musti SE, M.Si sebagai pembina Apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah Kabupaten Langkat, Senin (27/5/2024).
Dalam pidato tertulis Pj Bupati Langkat yang di bacakan oleh Asisten Adm Umum Musti SE,M.Si menyampaikan undang – undang nomor 52 tahun 2009 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga, bahwa penduduk harus menjadi titik sentral dalam pembangunan berkelanjutan yakni pembangunan yang dilakukan secara terencana di segala bidang.
Sambungnya, salah satu yang menjadi program prioritas nasional adalah program bangga kencana atau program pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana.
“Melalui pembentukan pengembangan dan intensifikasi kampung keluarga berkualitas atau yang biasa kita sebut dengan kampung KB sebagai proses perwujudan pelaksanaan manifestasi dari program bangga kencana secara Paripurna di lapangan,” ucap Musti.
Lebih lanjut, ia menymapikan tentang Kampung KB merupakan satuan wilayah setingkat desa,/ kelurahan di mana terdapat konvergensi dan integrasi program pemberdayaan masyarakat dan penguatan institusi keluarga dalam rangka peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Dalam penyelenggaraannya kampung KB diharapkan mampu menyediakan data keluarga dan meningkatkan cakupan administrasi kependudukan dalam rangka penyediaan data yang valid sebagai dasar pengambilan kebijakan dan akan menjadi model serta miniatur pembangunan di Kabupaten Langkat,” ujar Musti.
Untuk dapat diketahui bahwa saat ini semua desa kelurahan di Kabupaten Langkat sudah menjadi kampung KB kita berharap 277 desa/kelurahan yang sudah menjadi kampung KB bisa memberikan kontribusi nyata diantaranya dengan Zero prevalensi stunting, di mana keluarga mempunyai pemahaman yang baik mengenai gizi anak dan keluarga
Berdasarkan data survei kesehatan Indonesia (SKI )tahun 2023 prevalensi stunting Kabupaten Langkat adalah sebesar 16,9% di mana terjadi penurunan lebih kurang 1,7% dari sebelumnya pada Tahun 2022 sebesar 18,6% sedangkan target pada tahun 2004 hanya 14%
Oleh karena hal tersebut dapat dicapai dengan salah satu caranya adalah melalui keluarga hebat yaitu keluarga berencana yang dimulai dari merencanakan perkawinan dengan matang dilanjutkan dengan persiapan fase pernikahan dengan melalui aplikasi ELSIMIl (Elektronik Siap Nikah dan Hamil) yang pada intinya bertujuan agar bayi yang dilahirkan kelak bisa terbebas dari paparan resiko stunting,” tambah Musti.
Pada kampung KB semua pembangunan dimusyawarahkan direncanakan dengan baik serta melalui Sinergi dari semua pihak terkait sehingga masyarakat mendapatkan semua pelayanan yang dibutuhkan. (Yuni)






