Paripurna dibuka Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin Angin.
Menurutnya, hal itu sebagai proses untuk menjadikan bangsa yang tahan banting dan kokoh dalam setiap pertandingan.
Jokowi juga mengingatkan, bahwa kemerdekaan ini merupakan perjuangan keras bangsa. Termasuk setiap resesi yang telah mampu dijalani bangsa setelah kemerdekaan.
Jadi, adaptasi terhadap kebiasaan baru saat ini, telah merubah cara cara kehidupan bangsa untuk semakin kreatif dan inovatif guna menghadapi revolusi industri.
Kapasitas lembaga negara juga menjadi responsif dan konsoldatif selama pandemi. Birokrasi pusat sampai tingkat desa, bergerak terpadu dalam penanganan COVID-19.
Ia juga menegaskan, upaya pembangunan infrastruktur bangsa sekaligus mempermudahkan akses perekonomian.
Meskipun pandemi menghambat pertumbuhan ekonomi, tapi pemerintah tetap fokus pada perekonomian masyarakat dan investasi.
Dihari kemerdekaan ke 76 ini, Jokowi mengajak elemen bangsa saling menjaga dan membantu, serta bahu membahu menghadapi pandemi.
“Saya juga menyadari banyaknya kritikan terhadap pemerintah yang belum mampu menyelesaikan semuanya. Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh, hanya bisa di lakukan secara bersama sama, dalam rangka meraih Indonesia maju yang kita cita citakan,” tandasnya.
Usai mendengar pidato Presiden, Bupati Langkat menyatakan dengan tegas, Pemkab Langkat siap melaksanakan dan menyukseskan program pemerintah, baik melalui intruksi Pemprovsu maupun pemerintah pusat, untuk mewujudkan Indonesia Tanggung Indonesia Tumbuh ditengah pandemi COVID-19.
Setelahnya, Bupati Langkat memimpin rapat bersama Kepala UPT Puskesmas se Langkat, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat.
Dikesempatan itu, Bupati mengatakan, pertemuan ini digelar guna memaksimalkan koordinasi tugas. Diharapkan, percepatan penanganan kasus COVID-19 di Langkat semakin membaik.
Jadi, seluruh jajaran Dinkes Langkat, khususnya Kapus harus lebih tanggap dan sigap. Saranan dan prasarana penanganan kesehatan, khususnya COVID-19 juga harus disiapkan.
“Hal ini menjadi taruhan atas jabatan amanah yang diemban. Mari bekerja maksimal dengan baik, jika tidak Langkat dikhawatirkan naik ke level 4,” sebutnya.
Kedepan, Bupati tidak ingin mendengar dan mendapatkan informasi dari masyarakat, sulit menggunakan ambulans, dan dikenakan biaya pengunaannya. Juga mengedar, adanya ASN yang mencari keuntungan dari kasus COVID-19.
Sembari mengintruksikan, agar proses penguburan jenazah COVID-19 dilakukan pada malam hari.






