MedanSumut

Direktur KMA KEMENDIKBUD RISTEK RI Safari Budaya Tionghoa di SUMUT

MEDAN,SUARA24.COM- Direktur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat, kementrian pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi RI, Sjamsul Hadi, SH.MM melakukan kunjungan Kerja selama 3 hari di Medan sumatera Utara, dari tanggal 8 April 2022 sampai 10 April 2022, dengan agenda utama kunjungan Kerja Undangan dari Yayasan Istana Harta Lima Penjuru sehubungan acara Perayaan Ritual Cheng Beng Tahun 2022.

Pada hari pertama Direktur KMA, Kemendikbud Ristek melakukan temu ramah dengan Tokoh Tionghoa Sumatera Utara, kemudian di hari kedua melanjutkan Safari Budaya kebeberpa tempat bersejarah budaya Tionghoa di Medan, antara lain museum Tjong A Fie, taman bunga Tjong Hong Hian serta kunjungan ke Vihara Gunung Timur yang merupakan salah satu tempat wisata religius dan merupakan icon kota Medan.

Kunjungan direktorat ke Vihara Gunung Timur di sambut langsung oleh keluarga Besar Pengurus Vihara Gunung Timur beserta dengan Tim ERC FISIP dari USU, dimana pada kesempatan ini Ketua Pembina, Efendy Wijaya yang di dampingi pengurus, Edy Salim beserta dengan Direktur KMA mensosialisasikan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2017 Tentang Pemajuan Kebudayaan.

“dalam hal ini ada 4 point pembahasan penting dalam undang-undang tersebut yang meliputi pemajuan, perlindungan, penyelamatan dan Pembinaan”, jelas Sjamsul Hadi dalam paparannya kepada panitia dan keluarga besar Vihara Gunung Timur.

Setelah selesai kunjungan ke salah satu icon budaya religius kota Medan pihak panitia ritual Cheng Beng beserta YIHLP membawa rombongan Direktorat ke kabupaten Serdang Bedagai atas undangan Bupati Serdang Bedagai, H. Darma Wijaya untuk temu ramah dan tatap muka dengan tokoh Tionghoa, tokoh Agama beserta tokoh Lintas Agama.

Dalam sambutannya Bupati Sergai menyatakan “kehormonisan antar etnis terjalin dengan baik selama ini di kabupaten Serdang Bedagai dengan verifikasi dalam bulan bersamaan 3 perayaan yaitu perayaan menyambut bulan puasa, perayaan chengbeng dan perayaan paskah, yang berjalan dengan baik dan harmonis dengan saling menghormati sesamanya, ucap Darma.

” Sebagai wujud keseriusan akan pemerataan pemajuan kebudayaan dan dukungan kepada semua etnis, pemkab serdang bedagai akan mengagendakan festival chenbeng 2023 di kabupaten serdang bedagai, tutur Darma menutup sambutan

Pantauan awak media dilapangan acara temu ramah terlaksana sukses dengan keakraban dan di iringi pertunjukan seni musik kecapi petik ( Gu zheng ) yang dipersembahan oleh sdri, Jesselyn v candra sebagai salah satu penggiat kesenian tradisional Tionghoa di kota Medan, yang sengaja diundang oleh pihak Lembaga Pelestarian Budaya Tionghoa YIHLP (Yayasan Istana Harta Lima Penjuru),dan acara di tutup dengan penyerahan cenderamata dari pihak panitia maupun pemkab kepada direktorat serta foto bersama. ( Edy )

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close