Asahan  

Geger Ratusan Siswa SMAN 2 Kisaran Tumbang, Polisi Bantah Keracunan Makanan Gratis

Kisaran, Suara24.com – Kepanikan melanda SMA Negeri 2 Kisaran setelah ratusan siswanya dilaporkan tumbang akibat sakit perut massal. Insiden ini memicu dugaan keracunan dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah. Namun, pihak Polres Asahan dengan tegas menepis tudingan tersebut.

Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani, memastikan bahwa seluruh makanan yang didistribusikan telah lolos uji kelayakan dan keamanan yang ketat sebelum dibagikan kepada para siswa.

“Kami memiliki tim Dokkes yang selalu memeriksa keamanan makanan sebelum didistribusikan. Jadi, kami pastikan penyebab sakit para siswa bukan dari makanan yang kami berikan,” tegas AKBP Revi Nurvelani.

Di sisi lain, Kepala SMA Negeri 2 Kisaran, Jainuddin Sinaga, memberikan keterangan yang berbeda. Ia membenarkan bahwa pada hari Rabu (3/9/2025), sekitar 100 siswa tidak dapat masuk sekolah karena sakit, sementara 25 siswa lainnya harus diizinkan pulang lebih awal karena keluhan sakit perut yang sama.

“Memang benar banyak siswa yang sakit, tapi kami belum bisa memastikan penyebabnya karena tidak ada keluhan sama sekali saat makan siang hingga mereka pulang,” ujar Jainuddin.

Menu yang disajikan pada hari itu adalah nasi kuning, telur dadar, sambal teri, dan buah anggur. Dari ribuan porsi yang dibagikan ke berbagai sekolah, dilaporkan hanya satu siswa di sekolah lain yang mengalami mual.

Kini, perbedaan keterangan antara pihak kepolisian dan sekolah menimbulkan tanda tanya besar mengenai penyebab pasti insiden sakit massal yang menimpa ratusan siswa SMAN 2 Kisaran. Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengungkap misteri di balik peristiwa ini.