BELAWAN,SUARA24.COM- Dampak dari leluasanya perjudian beroperasi di wilayah medan bagian utara serta peredaran narkotika disinyalir menjadi pemicu kerusuhan yang kerab menjadi momok ditengah – tengah masyarakat.
Lokalisasi perjudian dari hasil penelusuran wartawan berada di Jalan Veteran Pasar 8 Desa Manunggal, Labuhan Deli. Pantauan berikutnya berada di Jalan Swadaya terdapat dua pintu disulap menjadi ajang permainan judi. Terdiri dari 2 meja ikan – ikan satu pintu, dan satu pintunya lagi mesin ding dong sebanyak 5 unit.
Tidak hanya itu, di Gang Sawit Jalan Utama juga ditemukan dua meja perjudian serta di Gang Perjuangan terdapat dua meja ikan – ikan.
Ironisnya, pihak kepolisian masih belum berperan melakukan penindakan dilokalisasi tersebut, guna menekan angka kriminal meningkat diwilayah itu.
Informasi dihimpun dari seorang warga yang diwawancara wartawan dilokasi perjudian mengatakan lokasi tersebut tutup serentak hanya tiga malam saja, selebihnya lokasi tersebut masih aman – aman saja beroperasi.
” Tutup serentak pernah itu, cuman sebentar saja seolah ada informasi bakal ada razia” ujar warga, Selasa (07/10/2025).
Ironisnya, ditengah derasnya pemerintah pusat mencegah agar masyarakat untuk tidak terjerumus dalam kasus perjudian, atas sejumlah fakta dari dampak serius perjudian baik secara moral maupun hubungan rumah tangga yang kerab kurang harmonis akibat kalah bertaruh bermain judi.
Secara teori, Kepolisian sudah menyatakan perang terhadap kejahatan perjudian, namun hal ini sepertinya tidak berlaku di wilayah hukum Polsek Medan Labuhan, Polres Pelabuhan Belawan. Pasalnya, hal ini telah disampaikan kepada Kapolsek Medan Labuhan Kompol Tohap Siubea, akan tetapi konfirmasi wartawan belum ditanggapi.
Dikonfirmasi kembali kepada Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Wahyudi Rahman
akan tetapi Wahyudi juga sama seperti Kapolsek Medan Labuhan irit bicara mengenai maraknya aktivitas judi diwilayah kerjanya itu. Hingga berita ini ditayangkan oleh redaksi, kedua petinggi kepolisian tersebut masih belum bersedia memberikan tanggapan atas konfirmasi wartawan. (Tim).
