MedanSosialSumut

Perkumpulan GUANG ZHAO MEDAN dan LEMPABUDTI YIHLP Memajukan Budaya TIONGHOA

MEDAN,SUARA24.COM- Perkumpulan Guang Zhao Medan sebagai Lembaga inisiator mengandeng Lembaga Pelestarian Budaya Tionghoa Yayasan Istana Harta Lima Penjuru sebagai Penyelenggara menyelengarakan bersama dalam memajukan kebudayaan Tionghoa pada acara akbar serta Panitia membentuk bersama Pekan Budaya Tionghoa Sumatera Utara ( PBT SU )2023 yang resmi dikukuhkan berdasarkan diskusi bersama di kantor sekretariat YIHLP, Lubuk Pakam, 05 Desember 2022.

Dimana komposisi kepanitiaan tergabung dari usia milenial dan berbagai etnis sebagai bentuk dukungan atas rencana perhelatan acara yang akan digelar pada Bulan Februari tahun 2023 mendatang, hal ini dijelaskan oleh Ketua Perkumpulan Guang Zhao, Paidy Lukman melalui sekretaris Umum, Hakim Ponogoro ini dibenarkan oleh Badan Pembina Ade Chandra, SH.MM Yayasan Istana Harta Lima Penjuru dalam sambutannya.

Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada sdra kita yang dengan senang hati bergabung dalam Panitia PBTSU 2023 ini, saya secara pribadi tidak menyanggka mendapat sambutan yang luar biasa dari sdra/i yang rata-rata kaum milinial berbagai etnis, yang juga ternyata minat dan senang bergabung dalam kepanitiaan untuk sama-sama melestarikan dan memajukan budaya melalui pembentukan ini, kami lembaga Pelesatrian budaya tionghoa yayasan istana harta lima penjuru ( Lempabudti YIHLP ) sebagai lembaga penyelenggara PBT SU 2023 membuka pintu dukungan semua pihak, ungkap ade Chandra.

Selanjutnya ketua panitia, Edy Candra melalui sekretaris Panitia, Tri Habibie,SH.MH Mengatakan , dalam konsep secara garis besar acara “Pekan Budaya TIONGHOA Sumatera Utara 2023” yang rencana akan digelar pada tanggal 01 s/d 04 Februari 2023 dengan lokasi di Cemara Asri, dimana acara meliputi, Parade dan pagelaran multi etnis dan , Pawai Liong Terpanjang serta stand UMKM, kami telah siap untuk mensukseskan acara spektakuler ini , serta mengajak seluruh masyarakat untuk bisa berpartisipasi di acara tersebut bersama keluarga agar bisa mengedukasi pengetahuan etnis budaya yang ada di Indonesia terutama di Sumatera Utara khususnya kota Medan.

“Kami juga berharap nanti nya multi etnis budaya Indonesia ini tetap bisa menjadi sejarah turun temurun pada generasi selanjutnya yang akan tetap di ingat, dimana melalui Pemerintahan pusat mau pun pemerintah daerah bisa tetap mendukung segala bentuk kegiatan kegiatan yang bersifat tentang kebudayaan, ucap Habibie yang juga merupakan seorang pengacara muda.

Yang mana susunan Panitia PBT SU 2023 terdiri dari, Pelindung, penasehat, ketua panitia, Edy Candra, Sekretaris panitia, Tri Habibie,SH.MH, bendahara, Tjoe Mun Tong, Penanggung jawab, Surya Darma,ST.Msi beserta dengan seksi-seksi bidang kepanitiaan.(Edy)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close