Pj Bupati Langkat Hadiri Pembentukan Bintara dan Tamtama Polri Gelombang II

LANGKAT, SUARA24.COM- Pejabat Bupati Langkat HM Faisal Hasrimy AP MAP menghadiri upacara pembukaan pendidikan pembentukan Bintara dan Tamtama Polri Gelombang II TA 2024, di Lapangan Upacara Satya Haprabu Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sumut Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Senin (22/7/2024).

Adapun program pendidikan Bintara dan Tamtama Polri digelar serentak di Sepolwan Lemdiklat Polri dan SPN Polda, dengan total peserta 14.288 serdik.

Diketahui, sebanyak 11.883 Serdik Bintara pria akan mengikuti pendidikan di 31 SPN Polda, 800 serdik bintara wanita di Sepolwan Lemdiklat Polri, dan 1.606 serdik tamtama di SPN Polda Kaltim dan Kalsel. Di SPN Polda Sumut di Hinai, sekitar 353 siswa akan mengikuti pendidikan selama lima bulan ke depan.

Dalam kesempatan itu, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Rony Samtana bertindak sebagai inspektur upacara, menyampaikan dalam pidato tertulisnya bahwa para anggota Polri yang terpilih mengikuti pendidikan di SPN Hinai patut bersyukur atas kelulusan mereka menjadi personel Polri.

“Selamat atas keberhasilan saudara yang telah dinyatakan lulus dan ditetapkan menjadi peserta didik pada program pendidikan pembentukan Bintara dan Tamtama Polri Gelombang II Tahun Anggaran 2024. Jangan lupa bersyukur atas nikmat Tuhan yang diberikan kepada kalian,” ucap Rony.

Wakapolda berpesan kepada seluruh siswa pendidikan untuk tetap profesional dan menanamkan nilai disiplin. “Nilai Tribrata dan Catur Prasetya tanamkan penuh keteladanan, hindari kekerasan dan penyimpangan yang dapat mencederai keberhasilan penyelenggaraan pendidikan,” ujarnya.

Senanda dengan hal itu, Pj Bupati Langkat Faisal Hasrimy menyambut para siswa dengan hangat dan menyampaikan selamat datang di tanah bertuah yang terkenal dengan kereligiannya, Kabupaten Langkat. 

“Tetap disiplin, tetap menjadi Polri presisi. Semoga ke depan para siswa yang mengikuti pendidikan ini benar-benar serius, agar bisa cepat mengabdi kepada negara serta menjadi kebanggaan orang tua masing-masing, institusi Kepolisian, dan seluruh masyarakat Indonesia,” tutup Hasrimy. (Yuni)