Rizki Mardhatillah “KNPI Kota Binjai Apresiasi Giat Antik Toba 2022

BINJAI,SUARA24.COM- Pasca operasi Antik Toba 2022 yang diprakarsai oleh tim gabungan Polres Binjai dan Tim Terpadu yang meliputi terdiri dari POM, TNI, BNNK, Kesbangpol, Sat Pol PP, unsur tokoh masyarakat dan tokoh agama tersebut telah berhasil Grebek Kampung Narkoba (GKN). Lokasi penggrebekan itu terjadi di Desa Namukur Utara Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat, tepatnya dihari Rabu (09/02/2022) siang kemarin.

Giat GKN yang dipimpin langsung oleh Kasat Res Narkoba Polres Binjai AKP. Firman Imanuel PA, SH, MH telah berhasil mengamankan 7 orang masyarakat dan beberapa alat bukti lainnya, dan digiring ke Polres Binjai untuk dilakukan penyelidikan dan proses penyidikan lebih lanjut. “Kegiatan operasi berlangsung baik, aman dan tetap kondusif”, cetusnya.

Operasi yang dilakukan tim gabungan dan tim terpadu menuai komentar dan apresiasi terhadap kinerja Polri, khususnya di wilayah hukum (Wilkum) Polres Binjai. Apresiasi itu salah satunya datang dari pengurus KNPI Kota Binjai yang bertagar #knpiuntukrakyat #energyofharmony yang dipimpin oleh Agus Purwanto, S.Pd, M.Kesos.

Saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp, Kamis (10/02/2022). Wakil Ketua DPD KNPI Kota Binjai Rizki Mardhatillah, SH, MH memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada tim gabungan dan tim terpadu yang terdiri dari Aparat Penegak Hukum (TNI/Polri) dan unsur Forkopimda, karena telah berhasil menjalankan tupoksinya yang sudah dijamin oleh Undang-Undang yang berhasil dalam upaya memberantas peredaran serta penyalahgunaan Narkoba dan zat adiktif lainnya.

“Ini hal yang sangat baik, yang dilakukan oleh tim gabungan terpadu. Upaya-upaya penegakan hukum seperti inilah yang sangat diharapkan banyak lapisan dikalangan masyarakat, karena menyangkut dalam menyelamatkan generasi penerus bangsa”, Ucap Wakil Ketua KNPI Binjai yang membidangi Advokasi Publik.

Lanjut disaat menyampaikan konfirmasinya, Rizki Mardhatillah berharap, “walaupun secara Wilkum berada di Polres Binjai, tapi secara administratif lokasi tersebut berada di kabupaten Langkat. Semoga kedepannya, instansi-instansi yang memiliki kewenangan penegakan hukum seperti Polri (Polres Binjai), harus fokus juga memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang berada di administratif Kota Binjai”.

“Karena yakinlah, untuk diwilayah administratif Kota Binjai sendiri pasti masih banyak dan sangat marak peredaran narkoba di kota yang menyandang peringkat 2 peredaran narkoba di tingkat Sumatera Utara ini, padahal Binjai hanyalah Kota kecil. Narkoba bukan kejahatan yang dianggap sepele, pemberantasan narkoba wajib ditangani sungguh-sungguh apalagi persoalan harapan dan masa depan kota, bangsa dan republik yang kita cintai ini”, lanjutnya.                         

“Disamping itu, pencapaian visi misi Pemerintah Kota Binjai dengan tagline Maju Kotanya, Berbudaya dan Religius Warganya, jangan sampai hanya menjadi tagline ukiran semangat maupun jargon semata, melainkan harus menjadi pemicu semangat dalam pencapaiannya. Kita sama sama tahu, Narkoba bukan budaya kita dan pastinya penyalahgunaan narkoba bukan bagian dari nilai-nilai kerelegiusan dalam agama apapun”, cetusnya lagi.(Uddin)