DELISERDANG,SUARA24.COM- Sikap oknum Kepala Sekolah SMPN 1 Beringin, Kabupaten Deliserdang yang dinilai arogan menuai kecaman dari berbagai kalangan.
Pasalnya, setelah diberitakan oknum Kepala Sekolah berinisial Mus, tersebut bertindak arogan dengan menarik kera baju wartawan bahkan nyaris melakukan kekerasan kepada salah satu wartawan online di Kabupaten Deli Serdang saat ingin konfirmasi.
Andi, salah satu wartawan online wilayah Deli Serdang yang mendapat perlakuan dari sikap arogan kepala sekolah menuturkan, kejadian itu saat dirinya beserta tiga rekan lainya berkunjung ke Sekolah SMPN 1 Beringin untuk mencoba konfirmasi berita yang sebelumnya viral di sejumlah media online.
“Setibanya di sekolah, pada Senin (22/4) Saya dan tiga rekan saya bertemu dengan Kepala Sekolah SMPN 1 Beringin, dimana saat itu kepala sekolah sedang berada didalam mobil dan hendak keluar dari sekolah untuk menghadiri acara halal bihalal,” ujar Andi, kepada rekan wartawan, Jum’at (26/4/2024).
Sambung Andi, saat itu kepala sekolah Mus, turun dari mobil dan bertanya, “mau apa kalian, ada apa?,” tanya kepala Sekolah, tiru Andi.
Andi pun menjawab, “Ingin bertemu sebentar dengan kepala sekolah untuk mengonfirmasi berita yang telah beredar dan meminta tanggapan terkait kelanjut berita,” ketus Andi, saat kejadian itu.
Saat itu, lanjut Andi, kepala sekolah menanggapi. “Mau konfirmasi apa lagi, terima kasih atas pemberitaannya. Tapi saya tidak terima, berita itu tidak berimbang, mengapa hanya yang rusak saja kalian beritakan, yang lainnya tidak. Kemarin soal pohon pokat yang ambruk di taman depan ruang kelas sudah dibersihkan,” ketusnya menirukan ucapan.
Kepala sekolah mengaku merasa tidak terima dengan berita tersebut dan menganggapnya tidak berimbang.
Saat itu, Andi pun mencoba menjelaskan, bahwa berita terbit sebelumnya sudah dilakukan konfirmasi melalui pesan WhatsApp dan dihubungi melalui telepon. Namun kepala sekolah tidak merespons konfirmasi tersebut.
Saat itu juga Kepala Sekolah Negeri 1 Beringin tersebut langsung memegang kera baju saya, dan menarik hingga kancing dari kera baju jatuh.
Menarik hingga kancing baju jatuh, dengan mengepalkan tangannya, kepala sekolah berkata. “Biar pun aku kepala sekolah, aku tidak takut sama kamu. Apa lagi yang mau kau konfirmasi?,” cetus Andi, menirukan kembali ucapan kepala saat itu.
Menanggapi kejadian itu, Ucok Ridin selaku wakil Ketua Organisasi Kekaderisasi Keanggotaan (OKK) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Deli Serdang mengungkapkan jika tindakan arogan tersebut benar.
“Karena pemberitaan, tidak mau diakui, dan bertindak arogan. Kepala Dinas Pendidikan Deliserdang diharapkan segera mencopot Musimin dari jabatannya,”harap Ucok.
Ia menuturkan, tindakan tersebut dianggap melanggar Undang-Undang Pers No. 40 tahun 1999 tentang Pers dan mencoreng nama baik Dinas Pendidikan Deli Serdang. “Jika tidak ditindak tegas, kemungkinan kejadian serupa akan terulang kembali,” tutup Ucok Ridin. (Tim)






