Tiga Pimpinan Polsek Dinilai Gagal Jaga Kamtibmas, Judi To gel AJ Marak, Kapolrestabes Medan Enggan Bertindak !

MEDAN,SUARA24.COM- Sejak ramai disorot media massa, perjudian Toto Gelap (To gel) milik inisial AJ yang berdampak serius terhadap Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Tiga pucuk pimpinan Kepolisian Sektor (Polsek) dinilai lupa akan tanggungjawabnya untuk menindak aktivitas kejahatan yang dilarang oleh negara.

Tidak adanya tindakan yang mengimplementasikan jargon POLRI yang PRESISI berkaitan dengan konsep transformasi layanan polri yang lebih terintegrasi, transparan, dan cepat hingga menimbulkan tanya publik. Benarkah fungsi pimpinan Polsek telah beralih fungsi melindungi kejahatan perjudian to gel?

Setelah ramai disorot publik, timbul sindiran warga bahwa para pimpinan Polsek telah menerima upeti.

” Tak mungkin ditutup kran uang masuk. Ngalir kok tiap bulan, hanya duduk manis dikantor. Biar saja rakyat saling bantai akibat beras tidak ada dirumah ” sindir warga dalam kolom komentar pemberitaan media ini baru – baru ini.

Dilain sisi, hal ini telah berulang kali disampaikan kepada Kapolsek Kutalimbaru AKP Banuara Manurung bahwa di Wilayah Hukum (Wilkum) Polsek Kutalimbaru telah disusupi perjudian to gel. Akan tetapi Banuara Manurung belum ada tindakan nyata hingga hari ini.

Dipertanyakan kembali kepada Kapolsek Pancur Batu, AKP Krisnat Napitupulu mengenai maraknya judi to gel milik inisial AJ ia mengatakan seolah belum mengetahui dan belum menemukan judi to gel AJ tersebut

” Apabila kita temukan kita tindak pak, kita masih lakukan penyelidikan. Terimakasih ” ujar AKP Krisnat Napitupulu, Rabu (11/09/2024).

Disinggung, jika Kapolsek kesulitan menemukan aktivitas perjudian to gel yang dimaksud, akan dipandu melalui denah peta lokasi untuk memudahkan Kapolsek untuk melakukan penindakan. Mendengar hal tersebut AKP Krisnat Indratno Napitupulu enggan menanggapi.

Dipertanyakan ulang kepada Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat, akan tetapi aksi diam seribu bahasa selalu diperankan oleh Bambang. Sejak dipertanyakan pada 23 Agustus hingga 11 September 2024, Bambang masih bungkam.

Diketahui, Kompol Bambang Gunanti diangkat menjadi Kapolsek Sunggal setelah ia dipercayakan oleh eks Kapolda Sumut Komjen Agung Setya Imam Efendi melalui surat telegram rahasia (STR) pada hari Selasa (19/3) lalu.

Tiga pucuk pimpinan Polsek tersebut dinilai telah gagal menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Warga menantikan ketegasan Kapolda Sumut yang baru Irjen Whisnu Hermawan Februanto untuk menempatkan personil Porli yang mumpuni guna mengembalikan wilayah hukumnya tetap kondusif.

Sementara itu, hasil investigasi wartawan disejumlah wilayah bahwa perjudian to gel merek AJ semakin hari kian marak. Seperti dikedai kedai kopi di Kecamatan Kutalimbaru cukup gampang untuk mendeteksi keberadaan Juru Tulis (Jurtul) to gel.

Tidak hanya di Kecamatan Kutalimbaru, di Kecamatan Sunggal juga masih ditemui perjudian to gel AJ. Seperti dikedai kopi di Desa Suka Maju dan di Desa Sei Mencirim marak judi to gel.

Berlanjut di Kecamatan Pancur Batu, juga masih marak ditemui perjudian to gel. Seperti di Desa Sembahe Baru, Desa Tanjung Anom tepatnya Jalan Puna Sembiring disebuah warung sebelah kiri para penikmat judi to gel kerab nimbrung disini membahas angka jitu hingga larut malam.

Dikonfirmasi mengenai tidak adanya tindakan tiga Kapolsek tersebut dalam penindakan perjudian to gel AJ, akan tetapi Teddy Jhon Sahala Marbun lulusan AKABRI tahun 1992 itu masih enggan menanggapi hingga berita ini dimuat oleh redaksi. (Red/Tim).