HukumKapolda SumutLangkatPolres LangkatSumut

Waketum DPP LPK Minta Kapolres Langkat Tindak Oknum Yang Jual Belikan Tanah PTPN II

LANGKAT,SUARA24.COM: Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta SSIK diminta untuk bertindak tegas terhadap oknum polisi yang diduga terlibat dalam aksi jual beli lahan perkebunan milik PTPN II Kwala Bingei tepatnya di Pasar V, VI dan VII, Kelurahan Kuala Bingei Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat.

“Kami minta siapapun oknum polisi yang terlibat dalam praktek jual beli lahan milik PTPN II dapat ditindak secara tegas,” kata Waketum DPP LPK (Lembaga Tindak Pidana Korupsi) Norman kepada wartawan, Senin (24/8) siang.

Kata Norman, aparat polisi seharusnya dapat memberikan suri tauladan kepada masyarakat untuk menjalankan dan mematuhi hukum yang telah ditetapkan oleh UUD 1945. 

“Bukan malah sebaliknya mengajak masyarakat untuk berbuat melanggar hukum,” ketusnya.

Yang aneh lagi kalau areal tersebut belum ada pelepasan dari pihak kandir dirut PTPN 2 dan menurut keterangan dari pihak Manager bahwa yg di ajukan dari pihak pemohon luasnya sekitar 5 ha, itupun belum disetujui, tp kenapa pihak pemohon berani mengarapnya sampai berkisar 45 ha, katanya.

Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta saat dikonfirmasi wartawan di ruangan kerjanya sempat menjelaskan tentang status Perumahan Graha Bhayangkara Polres Langkat, Selasa (18/8) siang.

Dikatakan Kapolres, kalau lahan perumahan Graha Bhayangkara Polres Langkat sudah memiliki surat yang sah secara hukum.

“Gak mungkin lah kita berani kalo gak jelas,” ujarnya.

Sementara itu Kasubag Hukum Polres Langkat M Panggabean yang juga adalah Ketua Yayasan Bhayangkara Polres Langkat mengatakan bahwa lahan yang ada di Link XI, Kel. Kwala Bingai, Kec. Stabat milik PTPN II seluas lebih kurang 45 hektar itu sudah berstatus eks HGU. (Teguh)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close