CSR PTTEP Indonesia Dorong Manfaat Berkelanjutan bagi Masyarakat

Jakarta – Tanggung jawab sosial perusahaan tidak hanya diwujudkan melalui penyaluran bantuan. Program yang baik perlu dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat, dijalankan bersama berbagai pemangku kepentingan, serta memberikan manfaat yang dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan CSR PTTEP Indonesia. Melalui program sosial dan lingkungan, perusahaan berupaya mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus membantu mengatasi sejumlah tantangan di berbagai wilayah Indonesia.

PTTEP merupakan perusahaan yang menjalankan kegiatan eksplorasi, pengembangan, dan produksi energi. Selain menjalankan kegiatan bisnis, perusahaan menempatkan tanggung jawab sosial sebagai bagian dari komitmennya kepada masyarakat. Program CSR yang dikembangkan berhubungan dengan kebutuhan dasar, pendidikan, lingkungan, dan budaya.

Fokus CSR PTTEP Indonesia

Pelaksanaan CSR perlu mempertimbangkan kondisi setiap wilayah. Tantangan yang dihadapi masyarakat di perkotaan tentu berbeda dengan masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir, pedesaan, atau wilayah yang mengalami keterbatasan akses air bersih.

Karena itu, CSR PTTEP Indonesia mencakup sejumlah bidang yang saling berkaitan. Program tersebut antara lain berupa pengelolaan sampah, penyediaan air bersih, peningkatan pelayanan kesehatan, dukungan pendidikan, pemberdayaan masyarakat, hingga pelestarian budaya.

Program-program tersebut juga dijalankan melalui kolaborasi dengan pemerintah, organisasi sosial, institusi pendidikan, dan komunitas lokal. Pendekatan kolaboratif membantu setiap pihak mengambil peran sesuai dengan kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki.

Mengembangkan Pengelolaan Sampah

Pengelolaan sampah menjadi salah satu perhatian utama dalam program lingkungan PTTEP Indonesia. Perusahaan telah mendukung program pengelolaan sampah terpadu di beberapa wilayah, termasuk Lombok, kawasan Danau Toba, dan Nusa Tenggara Timur.

Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk mengurangi sampah yang berakhir di lingkungan. Masyarakat juga memperoleh edukasi mengenai pemilahan sampah, pembentukan bank sampah, penerapan prinsip reduce, reuse, dan recycle, serta pemanfaatan sampah menjadi produk yang memiliki nilai guna.

Di Labuan Bajo, PTTEP Indonesia berkolaborasi dengan pemerintah dan mitra pelaksana untuk mengembangkan fasilitas pengolahan sampah organik sekaligus pusat edukasi. Fasilitas tersebut menjadi tempat pengolahan sampah sekaligus ruang pembelajaran bagi masyarakat, sekolah, dan pemangku kepentingan lokal.

Program pengelolaan sampah terpadu yang dijalankan di berbagai wilayah Indonesia juga memperoleh Best Environmental Excellence Award tingkat Gold pada Global CSR & ESG Summit & Awards 2026. Program tersebut mencakup edukasi pemilahan sampah, pembentukan lebih dari 25 bank sampah di lingkungan masyarakat dan sekolah, pemasangan penghalang sampah, serta pengolahan sampah organik.

Mendukung Akses Air Bersih

Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang memengaruhi kesehatan, kebersihan, pendidikan, dan produktivitas masyarakat. Namun, sejumlah wilayah masih menghadapi kesulitan memperoleh sumber air yang memadai, terutama ketika musim kemarau.

Salah satu program CSR PTTEP Indonesia dalam bidang kebutuhan dasar adalah penyediaan fasilitas sumur air bersih di Nusa Tenggara Timur. Program ini telah menjangkau beberapa desa yang sebelumnya mengalami keterbatasan sumber air.

Di Desa Lewobunga, Pulau Adonara, PTTEP Indonesia mendukung pembangunan sumur air bersih yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari. Pengeboran mencapai kedalaman sekitar 85 meter dan menghasilkan debit air sekitar 4–5 meter kubik per jam. Fasilitas tersebut merupakan sumur keempat yang didukung PTTEP Indonesia di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Ketersediaan sumber air yang lebih dekat dapat membantu masyarakat mengurangi waktu dan tenaga yang dibutuhkan untuk mengambil air. Dalam jangka panjang, fasilitas tersebut juga diharapkan memberikan manfaat terhadap kualitas kesehatan, lingkungan, serta kegiatan produktif masyarakat.

Memperluas Dukungan Pendidikan

Bidang pendidikan turut menjadi bagian dari pelaksanaan CSR perusahaan. Dukungan tidak hanya diberikan dalam bentuk fasilitas, tetapi juga melalui kegiatan yang dapat memperkuat kemampuan anak dan tenaga pendidik.

Pada Februari 2026, PTTEP Indonesia memberikan bantuan komputer kepada tujuh sekolah dasar di Bogor. Sekolah-sekolah tersebut tergabung dalam Indonesia–Thailand Cooperation Project on Children and Youth Development yang dilaksanakan bersama Kedutaan Besar Kerajaan Thailand di Jakarta.

Program tersebut menggabungkan dukungan pendidikan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, termasuk kegiatan pertanian berbasis sekolah, kepedulian terhadap lingkungan, serta kolaborasi akademik antarsekolah di Asia Tenggara.

Ketersediaan perangkat komputer diharapkan dapat membantu sekolah memperluas akses pembelajaran digital. Dukungan ini semakin penting karena kemampuan menggunakan teknologi telah menjadi salah satu keterampilan yang dibutuhkan dalam proses pendidikan.

Memperhatikan Kesehatan Masyarakat

Program kesehatan masyarakat menjadi bagian lain dari CSR PTTEP Indonesia. Pelaksanaannya mencakup peningkatan layanan kesehatan, edukasi kepada masyarakat, pencegahan stunting, pemenuhan nutrisi, serta pendampingan terhadap fasilitas kesehatan berbasis komunitas.

Dalam program pencegahan stunting di Nusa Tenggara Timur, PTTEP Indonesia bekerja sama dengan pemerintah dan Dompet Dhuafa. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pemberian asupan nutrisi tambahan, paket makanan sehat, pemantauan pertumbuhan anak, pendampingan posyandu, edukasi kesehatan, serta dukungan terhadap sarana sanitasi dan air bersih.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa penanganan persoalan kesehatan perlu dilakukan secara menyeluruh. Pencegahan gangguan pertumbuhan anak, misalnya, tidak cukup hanya melalui pemberian makanan tambahan, tetapi juga memerlukan sanitasi yang baik, air bersih, layanan kesehatan, dan pemahaman keluarga.

Kolaborasi Menjadi Kunci

Program tanggung jawab sosial dapat memberikan dampak lebih luas ketika dijalankan melalui kerja sama. Perusahaan dapat menyediakan sumber daya dan pendampingan, sedangkan pemerintah, organisasi sosial, dan masyarakat membantu memastikan program sesuai dengan kondisi di lapangan.

Melalui program lingkungan, kesehatan, pendidikan, dan pemenuhan kebutuhan dasar, CSR PTTEP Indonesia memperlihatkan upaya perusahaan dalam menciptakan nilai bersama. Keberhasilan program tidak hanya dilihat dari jumlah bantuan yang diberikan, tetapi juga dari perubahan yang dapat dirasakan dan dilanjutkan oleh masyarakat.

Dengan pendekatan yang kolaboratif dan berkelanjutan, CSR dapat menjadi jembatan antara kegiatan perusahaan dan kebutuhan sosial. Upaya tersebut diharapkan terus berkembang sehingga manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.